Langsung ke konten utama

Verb Phrases & Tenses - pertemuan 2


Verb Phrases
phrase adalah sekelompok kata yang tidak mengandung suatu subjek dan predikat dan tidak dapat berdiri sendiri sebagai klausa. Verb phrase memiliki fungsi sebagai verb atau kata kerja dalam suatu kalimat. Verb phrase sendiri merupakan salah satu unit dasar dari kalimati. Oleh karena itu, verb selalu ada dalam setiap kalimat. Umumnya, verb (kata kerja) merujuk pada kata yang menunjukan tindakan, tetapi verb pun dapat merujuk pada emosi atau perpindahan atau lokasi, kejadian, ataupun keadaanii. Sebelum mengetahui frasa kata kerja lebih dalam, sebaiknya kita mengetahui tiga kelompok kata kerja dalam Bahasa Inggris, yaitu action verb, linking verb, dan auxiliary verb.
Beberapa kelompok kata kerja dalam bahasa Inggris
Action verb (kata kerja yang menunjukkan tindakan)
seperti; study, wrote, read, run, draw, swim, dll.
Linking verb (digunakan untuk merujuk pada kata kerja yang menjelaskan subjek atau menghubungkan subjek dengan kata sifat ataupun kata benda.)
Contoh: He is beautiful; is pada kalimat tersebut adalah linking verb yang menghubungkan antara subjek (pronoun ‘he’) dengan adjective ‘beautiful’ (kata sifat).
Auxiliary verb (kata kerja yang memiliki fungsi tambahan seperti menunjukan tenses, aspect, modals, voice, dll.) *auxiliary verb biasanya hadir melengkapi verb.
Contoh: The girl is sitting there.; is pada kalimat tersebut merupakan auxiliary verb yang diikuti verb+ing (participle) ‘sitting’.  

Contoh kalimat verb :
Perhatikan contoh kalimat yang artinya ‘aku akan berbuka puasa lima menit lagi’, berikut sebagai verb phrase : “ I’m going to break the fast in five minutes” atau “I’m going to break my fast in five minutes” atau “I’m going to break a fast in five minutes”
Untuk verb phrase, kalau bentuk tense yang digunakan berbeda maka kata’break’ sebagai verb diubah sesuai dengan aturan tense-nya

Tenses
Tenses adalah bentuk kata kerja dalam bahasa Inggris untuk menunjukkan waktu (sekarang, masa depan, atau masa lalu) terjadinya suatu perbuatan atau peristiwa.

Present tense
Present Tense adalah tense yang digunakan untuk menunjukkan keadaan atau kejadian di masa sekarang. Tense ini memiliki dua jenis predikat: be (is, am, & are) dan verb. Saya akan membahas present tense dengan be (present tense of be)  terlebih dahulu. 

simple present tense
Simple present tense untuk menyatakan fakta, kebiasaan, dan kejadian yang terjadi pada saat sekarang ini.
Rumus:
S + verb-1/be (am/is/are)
Contoh kalimat:
·         We agree with the speaker’s opinion.
(Kami setuju dengan opini pembicara.)
·         She is so beautiful.
(Dia sangat cantik.)
present continuous tense
Present continuous tense untuk membicarakan aksi yang sedang berlangsung sekarang atau rencana dimasa depan.
Rumus:
S + am/is/are + present participle (-ing)
Contoh kalimat:
·         I’m driving a car to Bandung now.
(Saya sedang menyetir mobil ke Bandung sekarang.)
·         The buses are arriving in an hour.
(Bus-bus tersebut tiba dalam satu jam.)
present perfect tense
Present perfect tense digunakan untuk mengungkapkan suatu aktivitas atau situasi yang telah dimulai di masa lalu dan telah selesai pada suatu titik waktu tertentu di masa lalu atau masih berlanjut sampai sekarang.
Rumus:
S + have/has + past participle (verb-3)
Contoh kalimat:
·         I’ve read this book.
(Saya sudah membaca buku ini.)
·         have lived in Cilegon for 3 months.
(Saya telah tinggal di Cilegon selama 3 bulan.)
present perfect continuous tense
Present perfect continuous tense untuk mengungkapkan aksi yang telah selesai pada suatu titik dimasa lampau atau aksi telah dimulai di masa lalu dan terus berlanjut sampai sekarang. Biasanya aksi tersebut ada durasi waktu tertentu dan ada relevansinya dengan kondisi sekarang.
Rumus:
S + have/has + been + present participle (-ing)
Contoh kalimat:
·         The toddlers have been playing a ball for an hour.
(Balita-balita itu telah bermain bola selama satu jam.)
·         The construction labors are thirsty since they have been removing the scaffoldings.
(Pekerja konstruksi haus karena mereka telah memindahkan perancah.)

Past tense
Past tense merupakan suatu bentuk kata kerja sederhana yang berfungi untuk menjelaskan suatu kejadian pada masa lalu. Kata-kata yang sering digunakan pada tenses jenis ini adalah yesterday, last two days, last year dan lain-lain)
Simple past tense
Simple past tense untuk menunjukkan bahwa suatu kejadian terjadi di masa lampau.
Rumus:
S + verb-2/be (was/were)
Contoh kalimat:
·         The party started at 10.00 a.m.
(Pesta dimulai jam 10 pagi.)
·         was really busy yesterday.
(Saya benar-benar sibuk kemarin.)
past continuous tense
Past continuous tense digunakan untuk mengungkapkan bahwa suatu aksi sedang terjadi pada waktu tertentu di masa lampau.
Rumus:
S + was/were + present participle (-ing)
Contoh kalimat:
The team was playing basketball all day yesterday.
(Tim bermain basket sepanjang hari kemarin.)
past perfect tense
Past perfect tense untuk menyatakan bahwa suatu aksi telah selesai pada suatu titik di masa lalu sebelum aksi lainnya terjadi.
Rumus:
S + had + past participle (verb-3)
Contoh kalimat:
When he came last night, the cake had run out.
(Ketika dia datang semalam, kue sudah habis.)
past perfect continuous tense
Past perfect continuous tense digunakan untuk mengungkapkan suatu aksi (dengan durasi waktu tertentu) telah selesai pada suatu titik waktu tertentu dimasa lalu.
Rumus:
S + had + been + present participle (-ing)
Contoh kalimat:
The labors had been demonstrating for an hour when the manager came.
(Pekerja telah berdemonstrasi selama satu jam ketika manager datang.)

Future tense
Prinsip dasar Future Tense adalah menggunakan kata kerja bentuk 1 tetapi sebelum kata kerja diawali dengan will/would. Future Tense ini dibagi lagi menjadi 4 tense berbeda yang terdiri dari:
simple future tense
Simple future tense untuk menyatakan bahwa suatu aksi terjadi dimasa depan, secara spontan atau terencana.
Rumus:
·         S + will + bare infinitive
·         S + be (is/am/are) + going to + bare infinitive)
Contoh kalimat:
·          
·         You will win the game.
(Kamu akan memenangkan permainan tersebut.)
·         am going to meet him tomorrow.
(Saya akan menemuinya besok.)
future continuous tense
Future continuous tense untuk mengungkapkan aksi yang akan sedang terjadi pada waktu tertentu di masa depan.
Rumus:
S + will + be + present participle (-ing)
Contoh kalimat:
He will be sleeping at 10 p.m.
(Dia akan sedang tidur pada jam 10 malam.)
future perfect tense
Future perfect tense untuk mengungkapkan bahwa suatu aktivitas akan sudah selesai pada suatu titik waktu di masa depan.
Rumus:
S + will + have + past participle (verb-3)
Contoh kalimat:
At this time next month, I’ll have finished my English course.
(Pada waktu yang sama bulan depan, saya akan telah menyelesaikan kursus bahasa Inggris.)
future perfect continuous tense
Future perfect continuous tense untuk mengungkapkan bahwa suatu aksi akan sudah berlangsung selama sekian lama pada titik waktu tertentu di masa depan.
Rumus:
S + will + have + been + present participle (-ing)
Contoh kalimat:
will have been sleeping long when you get home.
(Saya akan telah lama tidur ketika kamu pulang ke rumah.)


Refrensi :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS AUDIT TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI “MENYUSUN RENCANA AUDIT SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS GUNADARMA KAMPUS H”

TUGAS AUDIT TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI “MENYUSUN RENCANA AUDIT SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS GUNADARMA KAMPUS H” NAMA       : Nilawati Shintia NPM                 : 15115070 KELAS      : 4KA19 DOSEN     : Alfie Syahri FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI SISTEM INFORMASI PTA 18/19 PENDAHULUAN 1.    LATAR BELAKANG             Perkembangan teknologi telah mengakibatkan perubahan pengolahan data yang dilakukan perusahaan dari sistem manual menjadi secara mekanis, elektromekanis, dan selanjutnya ke sistem elektronik atau komputerisasi. Peralihan ke sistem yang terkomputerisasi memungkinkan data yang kompleks dapat diproses dengan cepat dan teliti, guna menghasilkan suatu informasi. Dalam mendukung aktivitas sebuah organisasi, in...

pertemuan 10- Passive Voice, Causative Have

A.     Passive voice Passive voice adalah suatu bentuk kalimat dimana subjek kalimat menerima aksi, bukan melakukan aksi. Tidak seperti active voice yang fokus terhadap pihak yang melakukan aksi (doer of action), bentuk ini lebih berfokus kepada pihak atau objek yang menerima hasil dari suatu aksi tersebut (receiver of action). Passive voice adalah suatu bentuk kalimat dimana subjek kalimat menerima aksi, bukan melakukan aksi. Tidak seperti active voice yang fokus terhadap pihak yang melakukan aksi (doer of action), bentuk ini lebih berfokus kepada pihak atau objek yang menerima hasil dari suatu aksi tersebut (receiver of action). Rumus Passive voice Untuk membentuk kalimat pasif, rumus sederhana berikut biasanya digunakan tetapi tetap harus disesuaikan dengan tense kalimat. Subject + to be (am/is/are) + past participle (pp) Tense Rumus Passive Voice Contoh Passive Voice Simple Present am/is/are + pp is creat...

Pertemuan 13- Style in Written English

Participles as adjectives Kata Sifat dibagi menjadi dari descriptive adjective dan limiting adjective. Particilple as adjective termasuk   descriptive adjective, adalah kata sifat yang dibentuk dari kata kerja. Dalam hal ini pariciple dapat dibagi menjadi dua yaitu active participle (verb+ing) dan passive participle (verb+ed). Dengan perbedaan bentuk otomatis memberi perbedaan arti pada kata tersebut, perhatikan contoh di bawah: 1. Participles as adjective dapat berupa kata sifat yang dibentuk dari kata kerja tertentu yang memiliki arti yang berbeda pada penggunaannya. She is bored vs. She is boring Kata bored dan bore hampir memiliki arti yang sama , yaitu bosan. She is bored-> dia bosan. Kata boring berarti kata dasar yang mendapat awalan me- atau mem-. She is boring-> dia membosankan. Dengan kata lain active participle adalah cause of feeling or emotions, penyebab atupun sumber sehingga perassan atau emosi terjadi, sedangkan passive participle adalah recei...