Langsung ke konten utama

Modal Auxiliaries - pertemuan 7


Modal Auxiliary itu kata kerja yang bertugas membantu kata kerja utama. Jadi Modal Auxiliary adalah kata kerja pembantu, dan kata kerja utama itu adalah “majikannya”. Contoh modal sederhana sebagai berikut can/can not, could/could not, may/may not, might/might not, must/must not, will/won’t, would/would not, shall, should/should not.
·         Simple Modal
Simple Modal (kata modal Sederhana) Jenis modal terdiri dari sembilan kata modal umum  (Biber, Conrad dan Leech, 2002: 174): can, could, may, might, must, should, will, would, and shall.
Contoh kalimat :
1.)    It can rain everyday during the rainy season
Ini bisa hujan setiap hari, selama musim hujan
2.)    I couldn’t speak English a year ago
Saya tidak bisa bahasa inggris tahun lalu
3.)    She can really sing
Dia bisa bernyanyi

·         Complex Modal
·         Ephistemic Modal
Menurut Palmer (1986: 54-55) menjelaskan epistemik sebagai jenis modalitas yang mengacu pada modalitas logis dan "status proposisi dalam hal komitmen si pembicara untuk suatu hal". Epistemik sering digunakan dalam dugaan seperti pengurangan atau kesimpulan yang dibuat oleh si pembicara. Mereka dapat mengungkapkan hubungan dalam pernyataan sederhana. Namun, mereka juga bisa menambahkan beberapa indikasi perspektif mereka tentang kemungkinan bahwa hubungan menjadi kasus (Yule, 2004: 88).  Modal Ephistemic menunjukkan indikasi kemungkinan, prediksi, kewajiban, dan kepastian, diungkapkan melalui kata dapat, bisa,  boleh,  mungkin,   barangkali,   mampu, seharusnya, pasti, perlu, wajib, mesti, patut, semestinya, sebaiknya, tentu, and niscaya.
Contoh kalimat :
1.)    It must be hot outside
Ini pasti akan panas diluar
2.)    That should be surprising
Itu harus mengejutkan
3.)    She will try to lie
Dia akan mencoba untuk berbohong

·         Periphrastic Modal
Periphrastic modal juga disebut 'semi-kata modal' atau kata modal 'quasi-kata modal' didefinisikan oleh Leech et.al. (2002: 174) sebagai "konstruksi multi-kata yang berfungsi seperti verba modal". Beberapa semi-kata modal bisa ditandai untuk momen  yang sedang berlangsung dan ditandai dengan terdapat subject (orangnya).
Contoh Kalimat :
1.)    When I was young, I used to play tennis very often
Ketika saya muda, saya sering digunakan untuk bermain tennis
2.)    Milk is supposed to be good for our health.
Susu seharusnya baik untuk kesehatan kita.
3.)    They are allowed to have a break after lunch.
Mereka diizinkan untuk memiliki istirahat setelah makan siang.

·         Real and Unreal Conditional
persyaratan dapat dibagi menjadi dua kategori: kondisional nyata dan tidak nyata.

Real condition
Kalimat bersyarat
Tipe
If I have money, I spend it.

Jika saya punya uang saya membelanjakannya.
Present Real Conditional

Kondisi Nyata Saat Ini
If I had money, I spent it.

Jika saya punya uang, saya habiskan.
Past Real Conditional

Bersyarat Real Sebelumnya
If I have money, I will/am going to spend it.

Jika saya punya uang, saya akan / saya akan membelanjakannya
Future Real Conditional


Masa Depan Nyata Bersyarat

Unreal condition
Conditional sentence
explanation
type
If I had had money, I would have spent it.

Jika saya punya uang, saya akan menghabiskannya.

Past unreal Conditional


Kondisional sebelumnya

If I had money, I would spend it.

Jika saya punya uang, saya akan membelanjakannya.
I think about spending the money TODAY.

Saya berpikir tentang menghabiskan uang HARI INI.
Present unreal Conditional


Bersyarat yang tidak nyata

If I had money, I would spend it.

Jika saya punya uang, saya akan membelanjakannya.
I think about spending the money NEXT WEEK.

Saya berpikir tentang menghabiskan uang MINGGU SELANJUTNYA.
Future unreal Conditional 


Kondisi tidak nyata




Refrensi :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS AUDIT TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI “MENYUSUN RENCANA AUDIT SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS GUNADARMA KAMPUS H”

TUGAS AUDIT TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI “MENYUSUN RENCANA AUDIT SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS GUNADARMA KAMPUS H” NAMA       : Nilawati Shintia NPM                 : 15115070 KELAS      : 4KA19 DOSEN     : Alfie Syahri FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI SISTEM INFORMASI PTA 18/19 PENDAHULUAN 1.    LATAR BELAKANG             Perkembangan teknologi telah mengakibatkan perubahan pengolahan data yang dilakukan perusahaan dari sistem manual menjadi secara mekanis, elektromekanis, dan selanjutnya ke sistem elektronik atau komputerisasi. Peralihan ke sistem yang terkomputerisasi memungkinkan data yang kompleks dapat diproses dengan cepat dan teliti, guna menghasilkan suatu informasi. Dalam mendukung aktivitas sebuah organisasi, in...

pertemuan 10- Passive Voice, Causative Have

A.     Passive voice Passive voice adalah suatu bentuk kalimat dimana subjek kalimat menerima aksi, bukan melakukan aksi. Tidak seperti active voice yang fokus terhadap pihak yang melakukan aksi (doer of action), bentuk ini lebih berfokus kepada pihak atau objek yang menerima hasil dari suatu aksi tersebut (receiver of action). Passive voice adalah suatu bentuk kalimat dimana subjek kalimat menerima aksi, bukan melakukan aksi. Tidak seperti active voice yang fokus terhadap pihak yang melakukan aksi (doer of action), bentuk ini lebih berfokus kepada pihak atau objek yang menerima hasil dari suatu aksi tersebut (receiver of action). Rumus Passive voice Untuk membentuk kalimat pasif, rumus sederhana berikut biasanya digunakan tetapi tetap harus disesuaikan dengan tense kalimat. Subject + to be (am/is/are) + past participle (pp) Tense Rumus Passive Voice Contoh Passive Voice Simple Present am/is/are + pp is creat...

Pertemuan 13- Style in Written English

Participles as adjectives Kata Sifat dibagi menjadi dari descriptive adjective dan limiting adjective. Particilple as adjective termasuk   descriptive adjective, adalah kata sifat yang dibentuk dari kata kerja. Dalam hal ini pariciple dapat dibagi menjadi dua yaitu active participle (verb+ing) dan passive participle (verb+ed). Dengan perbedaan bentuk otomatis memberi perbedaan arti pada kata tersebut, perhatikan contoh di bawah: 1. Participles as adjective dapat berupa kata sifat yang dibentuk dari kata kerja tertentu yang memiliki arti yang berbeda pada penggunaannya. She is bored vs. She is boring Kata bored dan bore hampir memiliki arti yang sama , yaitu bosan. She is bored-> dia bosan. Kata boring berarti kata dasar yang mendapat awalan me- atau mem-. She is boring-> dia membosankan. Dengan kata lain active participle adalah cause of feeling or emotions, penyebab atupun sumber sehingga perassan atau emosi terjadi, sedangkan passive participle adalah recei...