Langsung ke konten utama

Subject, Verb, Complement & Modifier - pertemuan 1


Subject adalah noun, pronoun, adjective, atau konstruksi lain (berperan sebagai noun atau adjective) yang mengikuti verbs of being atau linking verb serta berfungsi menerangkan atau merujuk subjek kalimat.

  • Subject Complement terbagi menjadi tiga yaitu: predicate adjective (subjek dihubungkan dengan adjective), predicate noun (subjek dihubungkan dengan noun), dan predicate pronoun (subjek dihubungkan dengan pronoun).
Contoh :
My mother is very beautiful                Beautiful adalah predicate adjective yang      
menjelaskan ‘My mother’.

  • Complete subject pada dasarnya dibangun oleh satu atau lebih noun atau pronoun dengan/tanpa tambahan modifier(s) yang dapat berupa article (the, an, an), adjective, dan prepositional phrase. Adapun gerund dan infinitive dapat pula menempati posisi subjek.
Contoh :
Their new house tax has already been paid their father.

  • Simple subject berupa noun atau pronoun tunggal, dengan mengesampingkan modifier(s)-nya. Sedangkan simple predicate berupa verb ataucompound verb tunggal 
Contoh :
His new car tax has already been paid by his assistant


Verb atau yang biasa kita kenal dengan kata kerja adalah suatu kata yang berfungsi untuk menunjukkan tindakan dari subjek serta menunjukkan peristiwa atau keadaan. Verb merupakan satu dari delapan part of speech. Kata kerja bahasa Inggris ini tidak selalu berbentuk simple (satu kata), melainkan mungkin berupa frasa hasil kombinasi dengan particle ~ phrasal verb (get in, make up, read over).

Beberapa Contoh Verb antara lain:
·         Transitive dan Intransitive: Transitive direct object (contoh kalimat: The boy kicked the ball), sedangkan intransitive tidak (contoh kalimat: Cheryl often sneezes while cleaning).
·         Regular dan Irregular: Pada bentuk regular, past tense dan participle didapat dengan menambahkan suffix–ed pada base form sedangkan pada irregular, caranya lebih bervariasi.
·         Action dan Stative: Action (eat, play) menyatakan bahwa sesuatu terjadi, sedangkan stative (love, need) menyatakan kondisi yang cenderung tetap.
·         Finite dan Non-Finite: Finite dipengaruhi tense dan subject-verb agreement, sedangkan non-finite tidak.
·         Linking Verb: menghubungkan subject of a sentence dengan deskripsinya (contoh kalimat: She is young and beautiful).
·         Causative: Kata kerja untuk menunjukkan bahwa subjek tidak bertanggungjawab langsung terhadap aksi yang terjadi (contoh kalimat: I had my house renovated last week).

Complement adalah noun, pronoun, adjective atau konstruksi lain yang berakting seperti noun atau adjective yang berfungsi mendeskripsikan atau merujuk kepada direct object (DO).  Hanya transitive verb yang dapat memiliki object complement. Selain dengan menerangkan object of verb, objek ini juga dapat mengikuti object of preposition.

Berikut Contoh Complement antara lain:
·         Sarijon bought a cake yesterday
?    What did Sarijon buy yesterday?  –> a cake.
·         He saw Tony at the movie
?    Whom did he see at the movie? –> Tony
·         I explain pharmacology to my students
?    What do I explain to my students? –> pharmacology

Catatan: Setiap kalimat tidak harus mempunyai complement.

Modifier adalah kata, phrase, atau clause yang berfungsi sebagai adjective atau adverb yang menerangkan kata atau kelompok kata lain. Modifier menjelaskan time (waktu), place (tempat), atau manner (cara) dari sebuah aksi atau perbuatan
Bentuk yang paling umum dari modifier adalah prepositional phrase (kelompok kata yang dimulai dengan sebuah preposition dan diakhiri dengan sebuah noun.
Preposition = on, out, under, behind, etc…
Modifier menjawab pertanyaan when (kapan), where (dimana), atau how (bagaimana)

Berikut Contoh Modifier antara lain:
·         John bought a book at a book fair
?    Where did John buy a book? –> at a book fair
·         She is driving very fast
?    How is she driving? –> very fast
·         I posted my application yesterday
?    When do I post my application? –> yesterday

Jadi, seperti ini unsur-unsur Subject, Verb, Complement dan Modifier dalam contoh kalimat:
We   studied   grammar   last week.
S            V                  C                M

Sumber :




Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS AUDIT TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI “MENYUSUN RENCANA AUDIT SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS GUNADARMA KAMPUS H”

TUGAS AUDIT TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI “MENYUSUN RENCANA AUDIT SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS GUNADARMA KAMPUS H” NAMA       : Nilawati Shintia NPM                 : 15115070 KELAS      : 4KA19 DOSEN     : Alfie Syahri FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI SISTEM INFORMASI PTA 18/19 PENDAHULUAN 1.    LATAR BELAKANG             Perkembangan teknologi telah mengakibatkan perubahan pengolahan data yang dilakukan perusahaan dari sistem manual menjadi secara mekanis, elektromekanis, dan selanjutnya ke sistem elektronik atau komputerisasi. Peralihan ke sistem yang terkomputerisasi memungkinkan data yang kompleks dapat diproses dengan cepat dan teliti, guna menghasilkan suatu informasi. Dalam mendukung aktivitas sebuah organisasi, in...

pertemuan 10- Passive Voice, Causative Have

A.     Passive voice Passive voice adalah suatu bentuk kalimat dimana subjek kalimat menerima aksi, bukan melakukan aksi. Tidak seperti active voice yang fokus terhadap pihak yang melakukan aksi (doer of action), bentuk ini lebih berfokus kepada pihak atau objek yang menerima hasil dari suatu aksi tersebut (receiver of action). Passive voice adalah suatu bentuk kalimat dimana subjek kalimat menerima aksi, bukan melakukan aksi. Tidak seperti active voice yang fokus terhadap pihak yang melakukan aksi (doer of action), bentuk ini lebih berfokus kepada pihak atau objek yang menerima hasil dari suatu aksi tersebut (receiver of action). Rumus Passive voice Untuk membentuk kalimat pasif, rumus sederhana berikut biasanya digunakan tetapi tetap harus disesuaikan dengan tense kalimat. Subject + to be (am/is/are) + past participle (pp) Tense Rumus Passive Voice Contoh Passive Voice Simple Present am/is/are + pp is creat...

Pertemuan 13- Style in Written English

Participles as adjectives Kata Sifat dibagi menjadi dari descriptive adjective dan limiting adjective. Particilple as adjective termasuk   descriptive adjective, adalah kata sifat yang dibentuk dari kata kerja. Dalam hal ini pariciple dapat dibagi menjadi dua yaitu active participle (verb+ing) dan passive participle (verb+ed). Dengan perbedaan bentuk otomatis memberi perbedaan arti pada kata tersebut, perhatikan contoh di bawah: 1. Participles as adjective dapat berupa kata sifat yang dibentuk dari kata kerja tertentu yang memiliki arti yang berbeda pada penggunaannya. She is bored vs. She is boring Kata bored dan bore hampir memiliki arti yang sama , yaitu bosan. She is bored-> dia bosan. Kata boring berarti kata dasar yang mendapat awalan me- atau mem-. She is boring-> dia membosankan. Dengan kata lain active participle adalah cause of feeling or emotions, penyebab atupun sumber sehingga perassan atau emosi terjadi, sedangkan passive participle adalah recei...